≡ Menu

Pembahasan BAB 4.1 Kebutuhan Akan Upaya Kesehatan Masyarakat Di Analisis

Pembahasan BAB 4.1 Kebutuhan Akan Upaya Kesehatan Masyarakat Di Analisis.

Pada tulisan saya sebelumnya tentang cara identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat sudah membahas berbagai cara konvensional terapan yang dapat digunakan untuk memenuhi elemen penilaian tersebut. Sebagai tambahan secara garis besar beberapa  instrumen yang dapat di gunakan untuk identifikasi tersebut diantara nya adalah :

  1. Wawancara. Tim UKM puskesmas dapat mewawancari sasaran sesuai dengan kebutuhan. Tentunya quisionernya sudah di siapkan terlebih dahulu sehingga memudahkan pada saat wawancara. Mengingat sasaran mungkin tidak memiliki banyak waktu.
  2. Pengamatan. Mengamati apa sebetulnya kebutuhan dari masyarakat itu sendiri. Contoh, jam buka puskesmas pukul 8:00 WIB tetapi calon pasien sudah berkumpul pada pukul 7:30 WIB. Ini dapat di tarik kesimpulan bahwa sebetulnya masyarakat ingin puskesmas buka jam pelayanan lebih pagi.
  3. Angket. Dengan menyebarkan angket dengan metode pertanyaan yang sudah dibuatkan oleh tim puskesmas.
  4. Fokus diskusi. Meluangkan waktu untuk sambil berdiskusi dengan masyarakat pada acara-acara tertentu. Dengan membawa pesan spesial tentang apa yang mereka inginkan dari puskesmas.
  5. Pemahaman Partisipatif Kondisi Pedesaan. pendekatan dan metode yang memungkinkan masyarakat secara bersama-sama menganalisis masalah kehidupan dalam rangka merumuskan perencanaan dan kebijakan secara nyata.

Yuk kita bahas satu persatu bagaimana menyelesaikan elemen penilaian 1 – 7 yang ada pada Bab 4.1.

>4.1.1.1 Dilakukan identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat, kelompok masyarakat dan individu yang merupakan sasaran kegiatan.Berikut ini cara menyelesaikannya : puskesmas melakukan berbagai kegiatan guna mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Ingat pada telusurnya bahwa kegiatan ini harus dilakukan karena yang di nilai adalah proses melakukan identifkasinya. Nanti yang akan di tanya adalah kepala puskesmas, PJ UKM, tokoh masyarakat dan masyarakat itu sendiri. Dokumen : Sebelum melakukan kegiatan identifikasi tersebut hendaknya di buatkan SOP nya dan ini yang menjadi dokumen penilaian.

>4.1.1.2 Identifikasi kebutuhan masyarakat dan harapan masyarakat, kelompok masyarakat dan individu yang merupakan sasaran kegiatan dilengkapi dengan kerangka acuan, metode dan instrumen, cara analisis yang di susun oleh PJ UKM. Dokumen : ada 3 dokumen yang harus disiapkan.

  • Kerangka acuan. Buat kerangka acuan dengan format yang benar. Buat sedetail mungkin apa yang nanti akan dikerjakan.
  • Metode. Dengan metode apa yang nanti akan dikerjakan. Kalau metodenya angket maka siapkan dokumen angkatnya, bila metode wawancara maka siapkan dokumen wawancaranya.
  • Instrumen analisis. ini adalah cara untuk melakukan analisisnya. Dokumennya adalah hasil dari metode yang dikerjakan. Bisa berupa rekapan hasil wawancara.

> 4.1.1.3 Hasil identifikasi di catat dan di analisis sebagai masukan untuk penyusunan kegiatan. Dokumen : rekapitulasi hasil identifikasi tadi yang sudah di buatkan matrik/tabel. Saran masukan sasaran sudah di bahas satu persatu dan di label. Serta sudah ada draft rencana kegiatan UKM terkait hasil identifikasi tersebut.

>4.1.1.4 kegiatan tersebut di tetapkan oleh kepala puskesmas bersama dengan PJ UKM puskesmas dengan mengacu pada pedoman hasil analisis kebutuhan dan harapan masyarakat, kelompok masyarakat dan individu sebagai sasaran kegiatan UKM. Dokumen : daftar kegiatan kerja UKM puskesmas di tetapkan oleh kepala puskesmas. Ini bisa dibuat dalam bentuk matrik dan di tandatangani oleh kepala puskesmas.

> 4.1.1.5 Kegiatan-kegiatan tersebut di komunikasikan kepada masyarakat, kelompok masyarakat maupun individu yang menjadi sasaran. Dokumen : kegiatan yang sudah di tetapkan tadi di informasikan kepada sasaran. Bisa melalui surat resmi ke desa atau LSM atau sasaran ( lampirkan bukti expedisi suratnya dan tanda terima suratnya bila dilakukan via surat ). Bisa juga dilakukan pada rapat-rapat tingkat desa atau kecamatan ( lampirkan notulen rapat nya yang menyebutkan kalau puskesmas menyampaikan hal tersebut pada forum-forum itu ).

>4.1.1.6 kegiatan-kegiatan tersebut di komunikasikan dan di koordinasikan kepada lintas sektor terkait sesuai dengan pedoman pelaksanaan kegiatan UKM. Dokumen : membuat SOP koordinasi dan komunikasi lintas sektor dan lintas program.

>4.1.1.7 kegiatan kegiatan tersebut disusun dalam rencana kegiatan untuk tiap UKM puskesmas. Dokumen : penetapan oleh kepala puskesmas tentang kegiatan untuk tiap UKM puskesmas. Bisa dalam bentuk matrik dan tabel di tandatangani oleh kepala puskesmas.

SOP Akreditasi

  • bab 4 akreditasi puskesmas
  • akreditasi puskesmas bab 4
  • dokumen akreditasi puskesmas bab 4
  • dokumen bab 4 akreditasi puskesmas
  • bab IV akreditasi puskesmas

About the author: Muhammad Putra Kusuma, Pegawai Dinkes Kab. Bangka Barat. Mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia, Epidemiologi Komunitas

Show Buttons
Hide Buttons